Pengetahuan berkembang terus,
khususnya ilmu syaraf, telah banyak membantu kita mengerti cara kerja otak
dengan lebih baik. Meski ilmu pengetahuan ini sudah melalui penelitian
laboratorium di berbagai pusat riset dan muncul dalam jurnal ilmu pengetahuan
selama bertahun-tahun, tapi hanya sedikit orang yang bisa mengaplikasikannya
dalam kehidupan sehari-hari dengan begitu mudah. Sebagian dari
kemajuan-kemajuan ini secara bertahap telah menjadi bagian dari ilmu umum
selama dekade terakhir. Sayangnya, sistem pendidikan kita masih berada pada era
kegelapan, belum bisa meningkatkan teknik pembelajaran yang ada. Setiap manusia memiliki cara belajar yang
berbeda-beda. Kita memiliki kelebihan yang disebut dengan superlink, yang
mempermudah, mempercepat serta membuat nyaman proses belajar kita. Superlink
yang anda miliki merupakan metode paling mudah untuk mengumpulkan informasi
dari dunia sekitar dan sekaligus memahami, mengingat, dan menampungnya.
Superlink menyampaikan informasi ke otak kita dengan cara yang sangat cepat.
Superlink yang anda miliki adalah kombinasi dari gaya belajar dan pemakaian
sisi otak anda untuk memproses dan menyimpan informasi. Setiap manusia memiliki
cara belajar yang berbeda-beda. Beberapa orang mungkin akan lebih mudah
mengingat apa saja yang ia baca, sedang sebagian yang lain mungkin lebih mudah
mengingat apa yang ia dengar. Gaya belajar anda merupakan cara anda menerima
informasi dari dunia sekeliling anda. Ada empat gaya belajar utama yang dikenal
yaitu visual, auditori, tactile, dan kinestetis. Gaya belajar visual
mengandalkan penglihatan mereka pada material tercetak atau bentuk grafik, atau
apapun di sekeliling mereka. Gaya belajar auditori mengandalkan pendengaran dan
pembicaraan. Gaya belajar tactile belajar sesuatu dengan menyentuh objek,
merasakan materi yang ada secara emosional atau dengan menggunakan jari dan
tangan mereka. Gaya belajar kinestetis mengandalkan sisi motorik mereka. Tapi
ada juga orang yang memanfaatkan dua, tiga, atau bahkan keempat gaya belajar
tadi secara bersamaan. Setelah kita
menggunakan gaya belajar tadi untuk mendapatkan informasi, maka otak kita akan
memproses dan menyimpannya baik dengan otak kiri maupun otak kanan. Setiap sisi
otak kita memiliki cara berpikir dan cara pandang yang berbeda. Sebagian dari
kita mungkin cenderung menggunakan otak kiri, sebagian lagi mungkin lebih
senang menggunakan otak kanan, sementara sebagian yang lain mungkin memakai
kedua-duanya. Pengguna otak kiri cenderung memproses informasi secara bertahap dan
linear. Sedangkan pengguna otak kanan
cenderung berpikir secara global,
melihat segalanya sebagai sebuah gambaran luas serta senang menghubungkan
segala sesuatu yang nampaknya tidak saling berhubungan. Pengguna otak kiri juga
menyukai penggunaan symbol seperti surat, kata-kata, dan angka. Sedangkan
pengguna otak kanan lebih senang menggunakan sisi sensorik mereka seperti
penglihatan, pendengaran, penciuman, perasa dan peraba, dan gerakan-gerakan
tanpa menggunakan kata-kata.
Dengan memberikan sedikit
penjelasan tentang gaya belajar dan kecenderungan pemakaian sisi otak anda maka
anda bisa menemukan superlink yang anda miliki – yang akan memudahkan anda
belajar apa saja. Ada delapan superlink yang bisa mempercepat proses belajar
seseorang : visual otak kiri, visual otak kanan, auditori otak kiri, auditori
otak kanan, tactile otak kiri, tactile otak kanan, kinestetis otak kiri, dan kinestetis otak
kanan. Bila kita belajar dengan
memperhatikan superlink kita, maka belajar akan terasa mudah, tidak ngoyo, dan
otomatis. Tapi bila kita asal saja dalam belajar, maka segalanya pasti akan
terasa sulit dan penuh perjuangan. Dengan mengetahui cara belajar yang terbaik,
maka kita akan tahu bagaimana cara belajar, membaca, dan mengkaji sesuatu
dengan lebih efektif.
Menemukan
Superlink Anda
Pada
dasarnya ada empat gaya belajar, yakni visual, auditori, tactile dan
kinestetis. Gaya visual mengandalkan penglihatan pada apapun yang ditangkap
mata, gaya auditori mengandalkan pendengaran dan pembicaraan, gaya tactile
mengandalkan pengetahuan pada objek baik secara fisik maupun emosi. Sedangkan
gaya kinestetis mengandalkan sisi motorik. Manusia merupakan mahkluk yang
senantiasa belajar dan berpikir. Dalam proses pembelajaran dikenal dengan
berbagai cara belajar. Sementara itu banyak guru/orang yang menaruh perhatian
pada gaya belajar tersebut di atas tanpa memikirkan kecenderungan pemakai sisi otak kiri dan sebagian lagi
hanya melihat pada kecenderungan pemakaian sisi otak tanpa memperhatikan gaya
belajar. Kata Superlink digunakan untuk membedakan antara metode kombinasi
dengan metode yang hanya mementingkan satu aspek gaya belajar yaitu visual,
auditori, tactile, kinestetis tanpa memperhatikan dominasi pemakaian sisi otak.
Setiap orang memiliki kelebihan, memiliki cara belajar yang berbeda ini disebut
superlink.
Ada 8 kategori
superlink cara terefektif dan tercepat dalam proses belajar yaitu :
1. Visual otak kiri
2. Visual otak kanan
3. Auditori otak kiri
4. Auditori otak kanan
5. actile otak kiri
6. actile otak kanan
7. Kinestetis otak kiri
8. Kinestetis otak kanan
Kombinasi-kombinasi
Superlink
Jika
preferensi sisi otak Anda cukup terintegrasi, maka kemungkinannya adalah :
1. Visual otak kiri dan
otak kanan yang terintegrasi
2. Auditori otak kiri dan otak kanan yang terintegrasi
3. actile otak kiri dan otak kanan yang
terintegrasi
4. Kinestetis otak kiri dan otak kanan yang
terintegrasi
Sementara
kombinasi dari meeka yang memiliki preferensi gabungan adalah :
1. Visual otak kiri dan
otak kanan dengan mix-preferensi
2. Auditori otak kiri dan otak kanan dengan
mix-preferensi
3. actile otak kiri dan otak kanan dengan
mix-preferensi
4. Kinestetis otak kiri dan otak kanan dengan
mix-preferensi
Gaya Belajar
dan Preferensi Pemakaian Sisi Otak
Apakah yang dimaksud dengan gaya belajar itu?
Gaya
belajar kita merupakan bagian dari superlink kita yang merupakan faktor
pemercepat proses belajar. Gaya belajar yang perlu diketahui ada 4 yaitu :
1. Tipe Visual yaitu
belajar dengan cara melihat
2. Tipe Auditori yaitu belajar dengan cara
mendengar, berbicara pada diri sendiri
dan juga mendiskusikan ide dan pemikiran pada orang lain.
3. Tipe Tactile yaitu belajar dengan cara
menyentuh atau merasakan sensasi di kulit dengan menggunakan tangan atau jari
jemari.
4. Tipe Kinestetis belajar dengan menggerakan
otot-otot tubuh dan secara aktif terlibat dalam suatu kegiatan seperti simulasi
atau eksperimen.
Hubungan
Antara Gaya Belajar dan Otak
Otak kita mendapatkan
rangsangan, maka interkoneksi antara jaringan urat syaraf tebentuk, proses ini di
sebut plastisitas. Semakin banyak rangsangan yang diterima, semakin banyak pula
interkoneksi dan pola belajar yang akan dibentuk. Dengan demikian pola
belajarpun menjadi berkembang dengan mantap, mudah dan otomatis, bisa belajar
dengan cepat, bisa mengembangkan gaya belajar tertentu dan merupakan proses
mempercepat belajar. Interkoneksi antara telinga dan otak yang
menerima stimulasi suara jauh lebih kuat dibandingkan indra yang lain, karena
mereka lebih mudah dan lebih cepat belajar dengan menggunakan telinga mereka.
Jika belajar dengan cara menyentuh objek, mengandalkan otot tubuh mereka
sehingga jalur syaraf yang terbentuk
antara otak dan otot motorik sangat kuat, maka mereka memiliki kemampuan
belajar secara kinestetis.
Suatu Gaya
Belajar Bisa Berkembang
Gaya belajar merupakan kombinasi
dari alam dan pengaruh lingkungan. Gaya belajar bisa di turunkan secara genetic
dan bisa juga karena adanya stimuli tertentu yang datang dalam periode yang
sangat panjang.
Tipe Kinestetis yang berorientasi pada
aksi/gerakan, cenderung dimiliki oleh pria, sedangkan tipe tactile yang
berorientasi pada emosi biasanya dimiliki oleh wanita. Pengaruh budaya telah
memberikan dampak pada perilaku masing-masing gender.
Empat tipe
pelajar :
Setiap
orang memiliki keunikan sendiri-sendiri dan untuk gaya belajar yang sama
memiliki karakteristik yang sama pula.
BAGAN
PENGGAMBARAN PROFIL DIRI
Tipe Belajar
|
Dalam Menerima
Informasi
|
Sensitivitas pada
Lingkungan
|
Yang Diperhatikan
Saat Bertemu dengan Orang Baru
|
Gerakan Mata
|
Cara Berbicara
|
Memori
|
1
|
2
|
3
|
4
|
5
|
6
|
|
1.
Visual
|
-
Senang melihat menggunakan alat Bantu visual atau melihat demo secara
langsung
|
- Sangat sensitif pada lingkungan visual
- Merasa perlu lingkungan yang menarik
- Tidak menyukai ketidakserasian pemandangan
|
-
Wajah
-
Pakaian
-
Penampilan
|
-
Saat berpikir menatap langit-langit
-
Saat mendengar harus menatap orang yang berbicara
|
-
Senang menggambarkan elemen-elemen visual seperti warna, bentuk, ukuran dan
penampilan
|
- Sangat bagus dalam penampilan visual
lingkungan dan yang nampak grafik.
|
2.
Auditori
|
-
Mendengarkan
-
Berbicara
-
Membaca dengan suara keras
-
Mendiskusikan sesuatu
-
Memproses informasi dengan suara keras
|
- Selalu membutuhkan stimulasi auditori
secara kontinyu
- Jika suasana terasa sunyi mereka akan
membuat suara dengan bersenandung.
|
-
Nama
-
Suara
-
Cara berbicara
-
Tutur kata seseorang
|
-
Senang menggerakan bola mata dari kiri ke kanan
-
Hanya melihat sekilas orang yang diajak bicara
|
-
Senang menggambarkan suara musik, dan kebisingan di sekitarnya
-
Senang mengulangi kata-kata orang lain
|
-
Baik dalam hal dialog, musik dan suara
|
3.
Tactil
|
-
Senang dengan sensasi dikulit
-
Sentuhan
-
Menggerakan tangan dan jemari.
-
Merasakan secara fisik dan emosi.
- Sensitif pada sensassi fisik
|
- Peduli pada perasaan orang lain
- Paham pada komunikasi nonverbal.
|
-
Tidak hanya mengamati orang lain dan mimik wajah, tapi bisa menjadi pendengar
yang baik saat matanya sedang tidak
menatap
lurus
|
-
Senang menggambarkan kenyamanan yang mereka alami
-
Mengekspresikan diri mereka dengan gerakan tangan atau komunikasi non verbal
lainnya.
|
-
Baik pada segala hal yang berhubungan dngan perasanaan dan apa yang telah
dilakukan dengan tangannya.
|
|
4.
Kinestetis
|
-
Menggerakan otot-otot tubuh.
-
Terlibat dalam suatu aktivitas sambil menggerakan tubuh
|
- Tertarik pada semua kegiatan di lingkungan
- Selalu membutuhkan ruang gerak yang luas.
- Sering merasa terganggu oleh aktivitas
orang lain.
|
-
Bagaimana seseorang bertingkah laku.
-
Apa yang dilakukannya.
-
Apa yang sempat mereka lakukan bersama-sama.
-
Bagaimana saat berdekatan dengan seseorang.
|
-
Dapat mendengarkan dan memikirkan sesuatu saat mata tidak melihat lurus
karena mereka belajar sambil terus bergerak.
|
-
Tidak banyak bicara
-
Senang bicara langsung ke sasaran
-
Senang menggunakan gerakan tubuh saat bicara
|
-
Baik dengan segala jenis gerakan
|
Kecenderungan
Pemanfaatan Sisi Otak
Otak manusia dibagi menjadi dua
bagian, yaitu bagian kiri dan bagian kanan. Kecenderuangan pemakaian sisi otak
sangat berhubungan dengan cara kita mengolah data, bagaimana memproses atau
memikirkannya dan menyimpan materi ketika telah sampai di otak. Data yang
diterima dari mata, telinga, indra peraba dapat dihubungkan dengan otak sebelah
kiri atau kanan, masing-masing bagian otak memproses dan menyimpan informasi
dengan cara yang berbeda. Sebagian orang lebih
senang
memproses dan menyimpan informasi dengan menggunakan salah satu sisi saja
dibandingkan sisi lainnya, ini disebut kecenderungan pemakaian sisi otak.
Kecenderungan pemakaian sebelah otak ini terbentuk bila menggunakan sebagaian
jalur saraf yang kita miliki.
Perbedaaan
antara Pemakai Otak Kiri dan Otak Kanan
Salah satu perbedaan antara otak
kiri dan otak kanan dalam hal memproses informasi adalah otak kiri memproses
data secara simbolis dalam bentuk huruf, angka, kata -kata dan ide-ide abstrak
memungkinkan manusia menggunakan bahasa dan mengatasi masalah bahasa. Sedangkan
otak kanan memproses data secara sensoris, merasakan dunia melalui indra tanpa
kata-kata, memproses informasi tanpa bahasa. Hanya menerima sensasi dari
pandangan mata, sentuhan, penciuman, rasa, gerakan, musik, suara manusia dan
alam tanpa kata-kata, hanya memandang dunia ini, bagaikan rangkaian film tanpa
sepatah katapun.
Menyimpan
Informasi
1. Otak kiri manusia
menyimpan data secara berurutan dan sangat teratur, secara linear, bagian perbagian, otak kiri
sangat sulit menyerap informasi secara global sekaligus, kecuali disajikan
secara bertahap.
2. Otak kanan menyimpan informasi secara
simultan, secara global, melihat sesuatu sebagai gambaran luas, otak kanan akan
kesulitan bila menyerap informasi sepotong-sepotong. Penjelasan dan perbedaan antara otak kiri dan
otak kanan :
Otak kiri :
1. Kendalikan gerakan
pada tubuh bagian kanan, tangan kanan, kaki kanan dan sebagainya.
2. Menerima sensor dan input sentuhan dari bagian
kanan tubuh, termasuk tangan kanan.
3. Memproses bahasa simbolik seperti huruf,
angka, kata-kata, bahasa, ide-ide dan konsep.
4. Komunikasi verbal
5. Setahap demi setahap, linear, melakukan segala
hal secara berurutan.
6. Sangat memperhatikan urutan waktu
7. Menganalisis dengan mengartikan setiap bagian
informasi yang diterima.
8. Belajar bagian demi bagian baru keseluruhan.
9. Lebih senang mendengarkan kata-kata daripada
emosi.
10. Senang musik
11. Kreatif dengan materi-materi nyata.
Otak Kanan :
1. Kontrol gerakan ada
pada sisi kiri; tangan kiri, kaki kiri dan sebgainya.
2. Menerima sensor dan input sentuhan dari sisi
kiri, termasuk tangan kiri.
3. Memproses pengalaman sensorik yang nyata saja:
dari pandangan, suara atau kesan tanpa kata-kata atau dengan kata-kata yang
memiliki sensorik yang kuat.
4. Komunikasi non verbal: membaca mimik wajah,
bahasa tubuh, nada suara dan isyarat emosi.
5. Memandang segala sesuatu secara simultan,
global, berpandangan luas.
6. Non – temporal : Tidak memandang urutan waktu.
7. Menyimpulkan segala sesuatu dengan cara
menghubungkan bagian per bagian menjadi sebuah gambaran utuh.
8. Belajar secara keseluruhan baru bagian
perbagian
9. Lebih senang merasakan emosi
10. Senang musik, mendengarkan musik.
11. Kreatif dalam memikirkan segala hal yang tidak
nyata, berdaya cipta, dan imajinatif.
TIPE OTAK KIRI
DAN OTAK KANAN TERINTEGRASI
Bagi mereka yang terbiasa menggunakan
kedua sisi otak mereka, maka merka dikategorikan sebagai tipe otak kiri dan
otak kanan yang terintegrasi. Bagi pemakai otak kiri, secara teratur setiap
hari melibatkan diri kedalam aktivitas yang menggunakan otak kanan dan begitu
sebaliknya. Tipe otak kiri dapat mengembangkan otak kanan dengan mencoba
menulis atau menggambarkan dengan menggunakan tangan kiri. Tipe pemakai otak
kanan dapat mengembangkan otak kanan dengan mencoba menggunakan tangan kanan
untuk menggambar, menulis dan lain-lain.
Karakteristik
tipe otak kiri dan otak kanan terintegrasi sebagai berikut:
1. Memahami dunia sepenuhnya
Tipe terintegrasi ini bisa bergerak bebas
dari satu lingkungan ke lingkungan yang lain dan bisa memahami orang atau
subyek baik yang
berkomunikasi dengan otak kanan maupun otak kiri.
2. Penyimpanan Materi
Menyimpan informasi secara simultan
setahap demi setahap Kesadaran terhadap
waktu Tipe orang yang sangat peka terhadap waktu, bisa menjadi orang yang lupa
waktu jika sedang dibutuhkan layaknya tipe otak-otak kanan, tapi bisa juga
menjadi orang yang sangat tepat waktu layaknya pemakai otak kiri
3. Kemampuan visual berdemensi
ruang Otak kanan memberi kemampuan visual
ruang yang sangat baik, mengenai warna, bentuk dan desain.
4. Kreativitas dan imajinasi
Pemakai otak kanan dan otak kiri yang
terintegrasi bisa bekerja dengan dua jenis kreativitas, bisa beradaptasi dalam berbagai situasi.
5. Komunikasi
Tipe ini bisa mendengar dengan kedua sisi
otak mereka, bisa menangkap kata-kata sebagus membaca bahasa non verbal.
6. Cara berpikir lingkup kecil ke luas
dan lingkup luas ke kecil.
Tipe ini bisa menelitinya dari yang kecil
-kecil terlebih dahulu dan kemudian saling menghubungkannya secara total, bisa
membaca buku dari depan ke belakang atau sebaliknya atau melompat-lompat.
Superlink
Mempercepat Proses Belajar
Delapan
macam Superlink untuk mempercepat proses belajar, yang manakah Superlink Anda
?
Link Belajar merupakan kombinasi
antara gaya belajar dan preferensi sisi otak kita. Data dikombinasikan ke dalam
satu profil disebut Superlink yaitu perpaduan antara gaya belajar dan
preferensi pemakaian sisi otak. Untuk mengetahui bagaimana sebaiknya cara anda
belajar disesuaikan dengan Superlink anda
yaitu : Visual otak kiri, Visual otak kanan,
Auditori otak kiri, Auditori otak kanan, Tactile otak kiri, Tactile otak
kanan, Kinestetis otak kiri, Kinestetis otak kanan.
Mencari Profil
Superlink Anda
Pemaparan tentang kedelapan
superlink bukan untuk mengotak-kotakan atau membentuk suatu steoreotip
tertentu, semata agar setiap orang baik dengan gaya belajar apapun juga mampu
mempelajari sesuatu baik di lingkungan sekolah maupun kerja, dan bisa
menyesuaikan diri dalam situasi apapun. Jika menggunakan Superlink yang
terkombinasi, maka baca saja link belajar yang sesuai dengan diri anda dan
tandai bagian tersebut, yang terpenting adalah anda tahu kombinasi link belajar
anda bagaimana cara belajar yang tepat bagi anda. Dengan demikian anda akan
memiliki gambaran tentang profil kepribadian anda.
1. Tipe Visual Otak
Kiri
2. ipe Visual Otak Kiri menyerap informasi secara
visual dan menerjemahkannya ke dalam bentuk symbol dan bahasa misalnya dalam
bentuk surat, kata-kata, nomor, atau
ide.
3. ipe Visual otak kiri, jika sedang berpikir,
akan melihat kearah langit-langit. Pandangan mata kekanan dan kekiri, karena
otak mereka memproses data dengan melihat setiap data atau symbol.
4. Tipe otak kiri akan
menatap lurus ke arah lawan bicara untuk membantu mereka mendengarkan lebih
baik, sebaliknya tipe ini tidak senang dengan orang yang diajak bicara tidak
mau menatap mata lawan bicara.
5. Tipe ini senang membuat gambar, grafik, tepat
waktu, selalu terjadwal, sangat baik dalam penyimpanan data.
Mempercepat
Proses Belajar
1. Visual otak kiri mempercepat proses belajar dengan
membaca dan melihat materi visual dalam bentuk bahasa, surat, kata, angka, juga
membuat kontak mata dengan lawan bicara.
2. Tipe ini lebih mudah mempelajari dengan
membaca buku dan catatan yang diberikan secara jelas dan rapi,
3. Tipe visual otak kiri dapat belajar, baik
dengan diirngi musik maupun tidak, karena mereka tidak terlalu peduli dengan
stimuli auditori di sekelilingnya, dan juga sangat sensitif terhadap stimuli
visual dan mudah terusik bila ada gangguan visual.
4. ipe ini dapat belajar dan mengingat tulisan
pengucapan bahasa dan pengejaan jika materinya disajikan dalam bentuk cetak dan
terlihat rapi.
5. ipe ini sangat terjadwal dan disiplin waktu
6. Untuk mempercepat membaca, tipe ini harus
mengingat detail kata dan angka yang dibaca.
Instruksi yang
Sesuai Untuk Gaya Visual Otak Kiri;
Tipe
ini hanya perlu mengingat setiap detail yang dibaca dari pada harus mencari
yang tersirat meminta instruktur untuk memilih point-point yang penting dan
menuliskannya dipapan tulils.
TIPE VISUAL
OTAK KANAN :
1. Tipe Visual otak kanan menyerap informasi dengan mata,
dan sangat tertarik dengan gambar, symbol, grafik, warna, bentuk, desain,
ukuran dan hubungan antar ruang. Memproses stimuli ini secara simulttan, cukup
sekali pandang dan mereka dapat
menangkap detailnya.
2. Tipe ini mudah terusik oleh gangguan visual
3. Tipe ini pandai memadukan warna, aksesoris
yang cocok dan peka terhadap penampilan visual di sekelilingnya.
4. Senang membuat segala sesuatu tampil cantik
5. Senang menghadiri pameran lukisan galeri seni,
pameran mobil atau berjalan-jalan.
6. Menyimpan arsip dengan box file yang berwarna warni, tempat buku yang
bergaya, tempat pensil yang unik dan lain-lain.
7. Saat bicara, tipe ini lebih senang melihat
kearah bibir daripada harus melihat ekspresi lawan bicara.
8. Tidak terlalu peka terhadap waktu, dan
menyelesaikan pekerjaan sesuai keinginan mereka dengan tidak melebihi batas
waktu.
Mempercepat
Proses Belajar
1. Cara yang paling
tepat bagi tipe visual otak kanan adalah dengan alat Bantu visual seperti
grafik dan gambar.
2. Adanya kontak mata dengan guru atau pengajar
dari pada harus mendengarkan saja.
3. Diberi penjelasan secara deskriptif agar
memiliki bayangan yang jelas tentang materi yang dibicarakan.
4. Disediakan media, slide, video disertai dengan
gambar-gambar yang menarik dan imajinatif.
5. Tipe ini bisa belajar baik diiringi dengan
musik maupun tidak, kebisingan dan suara disekitar tidak akan menggoyahkan
konsentrasi.
6. Tipe ini mengingat setiap objek yang mereka
lihat dalam kehidupan nyata.
7. Tipe ini dapat memahami bacaan dengan lebih
cepat dengan membayangkan semua yang dibaca.
8. Tipe ini sangat tertarik pada seni rupa dan
desain grafik, arsitektur.
Instruksi
yang sesuai dengan gaya visual otak kanan :
1. Memberikan gambaran-gambaran
sekilas dari materi yang akan dipelajari.
2. Membuat gambar atau alat Bantu visual atau
membuatnya sendiri
TIPE AUDITORI
OTAK KIRI
1.
Cara
terbaik untuk para auditori otak kiri adalah dengan mendengarkan setiap
penjelasan yang diberikan baik berupa kalimat ataupun kata-kata.
2.
Tipe
ini sangat sensitif dan merasa tidak nyaman dengan kalimat yang diulang-ulang,
sering terhenti atau terlalu banyak mengucapkan kata “ehm”.
3.
Peka terhadap
pembicaraan orang lain, hati-hati dalam berbicara.
4.
Tipe ini menikmati
pembicaraan dengan orang lain dan bisa mengutip kata dengan tepat.
5.
Tipe ini tidak
senang, kesunyian dan suka humor-humor segar.
6.
Tipe ini berfikir
sambil berbicara
7.
Tipe ini bekerja
secara bertahap dan teratur
8. Senang menikmati musik klasik, teater, atau
pertunjukan musik.
Cara
Mempercepat Belajar
Auditori
otak kiri dapat mempecepat proses belajar dengan :
1.
Mendengar,
berbicara dan berdiskusi
2. Menyerap makna
komunikasi verbal dengan cepat
3. Mengikuti
perkuliahan, pelatihan verbal
4. Menggunakan media
yang sesuai seperti film, video, komputer dan lain-lain.
5. Melalui teknik
manual dan pedoman instruksional yang dibaca.
6. Menyenangi tempat
yang sunyi dan tenang untuk belajar.
7. Membaca dengan suara
keras, suara pelan atau membaca dalam hati.
Tipe
auditori otak kiri adalah seorang pekerja yang handal sebagai pembicara dan
pendengar yang baik Cara Belajar yang
sesuai bagi gaya Auditori otak kiri.
Meminta pada instruktur agar menyajikan materi dalam bentuk auditori
melalui penjelasan dan diskusi, membaca materi dengan suara yang keras atau
merekamnya, serta berkelompok.
Tipe Auditori
Otak Kanan
1. Tipe auditori otak
kanan sangat peka terhadap musik, suara-suara, irama, nada suara dan memiliki
kemampuan sensor kata yang kuat.
2. Tipe ini senang pada suara-suara indah, melodi
dan suara yang menyenangkan hati, dan akan terganggu dengan suara nyaring seperti
sirene, ketukan palu.
3. Tipe ini menghabiskan waktu untuk menciptakan
lagu-lagu dan musik mereka sendiri, dan
sangat kreatif menciptakan aliran musik baru.
4. Tipe ini dapat membaca pikiran negatif
seseorang, kemarahan yang terpendam maupun sindiran.
5. Tipe ini tidak suka membuat kontak mata dengan
pembicara, tapi memahami komunikasi non verbal dan nada suara.
Mempercepat Proses Belajar
Tipe
ini dapat mempercepat proses belajar dengan :
1.
Mendengarkan
musik, mendengarkan orang lain
2. Merekam suara
3. Menghubungkan materi
dengan irama musik, iklan
4. Menghubungkan kata
dan angka-angka dengan musik
5.
Tipe
ini tidak peduli pada symbol, bahasa yang abstrak.
6. Tipe ini berpikir
intuitif, tanpa kata-kata
7. Memahami bacaan jika
dibaca dengan suara keras atau membaca dalam hati
8. Mempelajari strategi
yang tepat.
Cara
Belajar yang sesuai Auditori otak kanan
Dengan
kalimat-kalimat yang singkat, dengan diirngi musik atau sound effect, disertai
dengan contoh alur pikir, objek nyata atau demonstrasi
TIPE TACTILE
OTAK KIRI
1.
Tactile
otak kiri belajar setahap demi setahap dengan menggunakan symbol-simbol, huruf,
angka dan kata, tangan, jari, indra peraba dan emosi.
2. Tactile sangat
sensitif pada bahasa non verbal seperti mimik wajah, bahasa tubuh, nada suara.
3. Mudah berempati pada
orang lain
4. Berpikir dengan hati
dan mengekspresikan pemikiran secara verbal atau tertulis.
5. Mendapatkan ide baru
melalui intuisi dan menguraikannya dengan pendekatan yang bertahap.
Mempercepat
Proses Belajar
Tactile
Otak Kiri mempercepat proses belajar dengan :
1.
Melibatkan
mereka dengan dalam kegiatan-kegiatan yang menggunakan tangan dan jari.
2. Mencatat dengan
lengkapmateri-materi yang diterima
3. Senang membuat
catatan, gambar, diagram ataupun bagan
4. Menyediakan media
yang lengkap
5. Belajar di tempat
yang tenang dan nyaman
6. Bergabung dalam
kelompok atau tim yang saling bekerja sama.
7. Membayangkan apa
sebenarnya yang terjadi sewaktu membaca tentang subjek yang abstrak.
Cara Belajar
yang sesuai dengan Gaya Tactile Otak Kiri
1.
Mencatat
point-point penting atau memberikan catatan khsusu atau data yang tersusun rapi
dan mudah dipahami.
2. Menyediakan
buku-buku dan materi audio visual.
TIPE TACTILE
OTAK KANAN
Yang
termasuk tipe ini adalah :
1.
Orang-orang
yang sensitif yang cenderung berpikir global, pandai membaca bahasa non verbal.
2. Tipe ini menggunakan
intuisi, imajinasi bahasa yang mengungkapkan perasaan dan kata-kata yang
bersifat sensoris.
3. Sangat sensitif pada
perasaan orang lain dan sangat perasa
4. Berpikir dengan hati
dan mendapatkan ide-ide secara intuitif.
5. Tipe ini menyukai olahraga dan
permainan yang menggunakan tangan, seperti dansa, senam, renang.
Cara Belajar
Cepat :
Bagi
tipe Tactile otak kanan, proses belajar semakin cepat bila :
1.
Memanfaatkan
tangan, jari jemari dan perasaan.
2. Belajar melalui
bahasa sensorik atau komunikasi non verbal
3. Membuat sketsa,
menggambarkan diagram-diagram ilustrasi, peta membuat patung, booklet-boklet
artistik.
4. Mengingat dengan
menggunakan kaligrafi atau gambar penuh warna.
5. Tipe ini perlu
pengalaman yang nyata dan manipulatif.
6. Menyukai lingkungan
kerja yang tenang dan alami
7. Memberikan pujian, penghargaan dan memberikan
pesan tertulis.
Cara Belajar
yang paling tepat bagi tipe Tactile otak kanan :
1.
Memberikan
gambaran sekilas tentang suatu subjek dengan menggunakan bahasa sensorik yang
sederhana.
2. Membuat alur pikir
secara global, kreatif dan mengalir.
3. Catatan-catatan atau
bacaan yang disertai ilustrasi-ilustrasi.
TIPE
KINESTETIS OTAK KIRI :
1.
Tipe
Kinestetis otak kiri berpikir dengan cara yang terorganisir, sistematis dan
disertai gerakan otot-otot tubuh
2. Tipe ini sangat
terkooridnasi dan dapat menyesuaikan dengan orang-orang sekelilingnya.
Cara
Mempermudah Proses Belajar
Tipe
ini akan lebih mudah belajar jika :
1.
Menggunakan
pendekatan yang terorganisir, sistematis dan bertahap yang melibatkan tubuh dan
otot mereka.
2. Bergerak bebas
merasa nyaman dan relaks dan merasa tersiksa jika duduk diam.
3. Mendiskusikan atau
merekam prestasi yang telah dicapai.
Cara Belajar
yang sesuai :
Dengan
memberikan kebebasan bergerak saat
mempelajari materi, membuat catatan tersendiri dan menggunakan alat
Bantu.
1.
Tipe
Kinestetis Otak Kanan
2. Tiep Kinestetis otak
kanan belajar dengan cara menggerakan otot-otot motorik secara imajinatif,
mengalir tapi tidak terstruktur.
3. Tipe ini
mengumpulkan informasi secara intuitif.
Dapat memikirkan beberapa masalah sekaligus
4. Berorientasi pada
tujuan, tidak berorientasi waktu
5. Tipe ini senang
berhubungan dengan banyak orang yang pemikiran sejalan.
Mempercepat proses belajar
Tipe
Kinestetis otak kanan dapat mempercepat proses belajar dengan :
1.
Gerakan
yang tidak terstruktur, imajinatif dan
bebas.
2. Belajar secara
“Trial and error”, eks plorasi dan mencoba menentukan hal-hal baru
3. Pengalaman yang
aktif berupa simulasi
4. Memberikan
contoh-contoh, buku-buku petunjuk praktek
5. Mendengarkan
Cara Belajar
yang cocok bagi Kinestetis otak kanan :
1.
Gambaran
global, bahasa sensoris
2. Memberi catatan atau
bahan bacaan
3. Gambar yang berhubungan
dengan topik
4. Demonstrasi
Tahapan-tahapan
agar proses belajar berjalan lebih cepat
Enam tahapan
mempercepat belajar :
I : Perencanaan
Rencanakan
program Anda, dimulai dengan aktifitas pra-belajar yang berupa kerangka pikir
II : Input
Mengetahui
tipe instruksi, materi belajar, dan lingkungan belajar yang Anda butuhkan.
III : Komprehensif
Bagaimana
cara meningkatkan pemahaman Anda
IV : Memperbaiki Daya Ingat
Bagaimana
cara meningkatkan daya ingat untuk mengoptimalkan belajar.
V : Uji Keterampilan Belajar
Bagaimana
mempertajam ingatan dan menghadapi ujian
VI : Aplikasi
Bagaimana
mengaplikasikan tahap-tahapan tersebut kedalam kehidupan Anda.
Instruksi,
materi dan lingkungan belajar
Hal-hal
yang harus dipertimbangkan :
1. Instruksi yang tepat dan sesuai dengan link
belajar anda
2. Lingkungan belajar yang sesuai
3. Bagaimana cara mengolah
informasi agar sesuai dengan gaya belajar.
Beberapa media
Instruksi yang berbeda-beda :
1. Materi tertulis
2. Materi grafis
3. Materi audio visual
4. Materi komputer
5. Aktivitasi nyata
6. Pengalaman nyata
7. Instruksi pribadi
Bagan tentang
Lingkungan Belajar dan Teknik
Penyesuaian Diri dengan Lingkungan Belajar
Superlink
|
Lingkungan
Belajar yang tepat
|
Strategi
yang Tepat untuk
paling Tepat
Menghadapi Lingkungan
Belajar yang
tidak Sesuai.
|
1
|
2
|
3
|
Visual otak
Kiri
|
· Materi tertulis yang diberikan oleh guru di
depan kelas
· Tidak ada kerancuan ataupun disorganisasi
visual
· Materi tertulis yang mereka teriam haruis
rapi dan bebas dari kesalahan tulis
· Dapat bekerja atau belajar baik dengan
diiringi musik ataupun tidak, karena mereka tidak banyak memperhatikan suara
di
sekeliling
mereka.
· Ruangan sebaiknya dilengkapi dengan agenda,
kalender, jadwal, jam dinding dan filling system.
· Instruktur sebaiknya datang dan pergi tepat
waktu
|
· Berusahalah agar duduk dideretan paling
depan
· Jaga tempat kerja atau belajar Anda tetap
bersih dan rapi. Coba untuk terus berusha menjaga kebersihan dan kerapian
seluruh
ruangan.
· Benarkan jika ada tulisan yang keliru dalam
bahan materi tertulis yang Anda pegang.
· Gunakan jadwal waktu yang benar. Jangan
lupa membawa jam. Tetaplah menjdi orang yang tepat waktu.
|
Visual Otak
Kanan
|
· Gunakan grafik atau materi tertulis, dan
sebaiknya mengikuti pelajaran dengan guru
atau isntruktur yang mereka hadapi
secara
langsung.
· Lingkungan yang atraktif, penuh warna dan
kreatif.
· Kursi yang nyaman
· Waktu yang fleksibel yang memungkinkan
mereka datang dan pergi pada waktu yang bebas
|
· Duduklah di deretan paling depan
· Jaga tempat Anda agar tetap menarik
berwarna-warni, dan tertata rapi.
· Cobalah untuk menata ruangan di mana Anda
akan menghabiskan waktu untuk belajar.
· Pilih kursi yang nyaman atau jika memang
perlu Anda bisa membawa bantal untuk membuatnya lebih nyaman.
· Gunakan kode warna untuk menandai
waktu-waktu yang Anda anggap penting dan perlu perhatian khusus.
- Jika perlu
tambahkan kata-kata untuk sekedar meningatkan Anda bahwa waktunya sudah
hampir habis.
|
Auditori
Otak Kiri
|
· Anda bisa berdiskusi dengan orang lain dan
membicarakan ide-ide Anda dengannya.
· Cukup satu stimulasi auditori saja yang
bisa Anda respons dengan baik.
· Sebaiknya Anda tidak mendengarkan musik
saat belajar atau membaca
· Sebaiknya suasana tenang ketika sedang
belajar atau membaca.
· Lebih baik bila ruangan Anda dilengkapi
dengan agenda, jadwal waktu, dan jam dinding.
· Instruktur memilih jadwal yang pasti,
datang dan pergi pada waktu yang tepat.
|
·
Duduklah dengan seseorang yang bisa Anda ajak berdiskusi tentang topik
tersebut.
· Pilih tempat duduk di mana Anda bisa
mendengar suara instruktur/guru dengan jelas.
· Jika perlu, bawalah headphone atau
penyumpal kuping untuk menghindari suara-suara bising atau suara yang
mengganggu
saat Anda belajar.
· Jika Anda merasa perlu membaca dengan suara
kencang atau membicarakan topik tersebut dengan diri Anda
sendiri,
maka pilihlah tempat di mana Anda tidak akan duganggu oleh orang lain
(walaupun kebanyakan juga tipe
auditori).
· Mintalah jadwal dan gunakan selalu jam
tangan
|
Auditori
Otak Kanan
|
· Sebaiknya suara-suara yang ada di ruangan
itu menyenangkan hati
· Suara yang mereka dengar sebaiknya suara
yang harmonis, misalnya musik yang dikombinasikan dengan suara alam
· Sedikit bicara, cukup hal-hal yang penting
saja.
· Tempat duduk
· Bisa saja belajar atau bekerja dengan
diirngi musik asal yang Anda hadapi tidak banyak berhubungan dengan
kata-kata.
· Pilih tempat duduk dimana Anda bisa
mendengar suara instruktur dan tidak mendengar suara-suara yang mengganggu.
· Duduklah dengan seseorang yang sekiranya
mau membantu Anda yang nyaman
· Jadwal waktu yang fleksibel
|
· Instruktur sebaiknya bisa didengar dengan
jelas
· Ruang belajar yang tenang
· Saat belajar atau membaca sebaiknya tidak
diiringi musik. mngulang kata-kata kunci dan hal-hal yang diulang kalau perlu
sampai Anda
benar-benar memahami topik tersebut.
· Cari tempat duduk yang nyaman kalau perlu
Anda bisa membawa bantal agar lebih nyaman.
· Gunakan tanda warna tertentu untuk menandai
waktu-waktu yang Anda anggap penting.
· Bawalah headphone atau penyumbat telinga
untuk menghindari suara-suara yang mengganggu konsentrasi Anda.
|
Tactile Otak
Kiri
|
· Lingkungan sebaiknya nyaman baik secara
fisik maupun emosi
· Duduklah di dekat orang-orang yang Anda
senangi
· Anda tahu jadwalnya dan anda bisa
mencocokkan waktunya
· Ruangan rapi dan tertata
· Anda bisa mendengarkan sambil menggambar,
menulis, atau corat-coret kertas
· Bisa bekerja baik diiringi musik maupun
tidak
· Instruktur yang memiliki gaya berkomunikasi
yang menyenangkan
|
· Duduklah di tempat yang nyaman kalau perlu
membawa bantal agar lebih nyaman
· Jika Anda tidak suka pada AC dan panas,
maka duduklah jauh dari fentilasi dan kipas angin.
- Jika Anda
tidak senang dengan sinar matahari, maka jangan duduk di dekat jendela
kecuali bila Anda ingin melihat
tanaman dan
merasakan ketenangan dari luar ruangan.
· Duduklah di tempat yang nyaman secara
emosi, Anda bisa mencari tempat duduk di dekat orang-orang yang Anda sukai.
· Mintalah jadwal dan jangan lupa memakai jam
tangan
· Rapikan kertas-kertas Anda
· Selalu membawa pensil dan kertas. Jangan
sampai corat-coret atau gerakan tangan Anda mengganggu instruktur
atau teman
yang lain
· Jika Anda menyukai musik, maka Anda bisa
membawa headphone
|
Tactile Otak
Kanan
|
· Tempat duduk yang nyaman (beberapa
diantaranya mungkin menyukai belajar sambil berbaring, duduk di atas meja,
atau bermalas-malasan di kursi mereka)
· Lingkungan yang nyaman secara fisik.
· Duduklah di dekat orang yang Anda sukai dan
jangan berdekatan dengan orang-orang yang tidak bisa menyukai Anda.
· Anda bisa menggambar, menulis, atau
mencoet-coret sketsa.
· Anda bisa bekerja dengan atau tanpa musik,
tapi bila dengan musik, maka sebaiknya diiringi musik yang anda suka.
· Jadwal yang fleksibel
· Instruktur sebaiknya adalah seseorang yang
Anda sukai atau kagumi.
|
· Pilih tempat duduk yang Anda anggap nyaman
secara fisik atau emosional. Bawa bantal jika memang bisa membuat
tempat duduk
Anda lebih nyaman.
· Bila Anda senang melihat pemandangan
duduklah ekat jenela. Jauhkan diri Anda dari AC, kipas angin, atau sinar
matahari
yang terpenting Anda merasa nyaman.
· Duduklah disamping yang Anda sukai dan
jangan sekali0kali duduk di dekat seseorang yang menjenkelkan hati.
· Tetaplah membawa pensil dan kertas untuk
sekedar corat-coret tapi pilih tempat duduk di mana kegiatan ini tidak akan
mengganggu
orang lain.
· Jika Anda sangat menyukai musik Anda bisa
membawa headphone untuk menghilangkan gangguan suara.
· Jangan lupa membawa kalender yang sudah
diberi tanda kode warna untuk menandai kegiatan yang akan
dilakukan.
· Jagalah objek atau benda-benda yang
menyenangkan hati Anda agar tetap berada di atas meja. Dan beri sedikit
sentuhan
pribadi.
|
Kinestetis
Otak Kiri
|
· Terdapat tempat yang luas untuk bisa
bergerak dengan bebas.
· Anda dapat meninggalkan tempat duduk atau
bekerja sambil berdiri.
· Tempat duduk yang nyaman
· Papan tulis yang memungkinkan Anda menulis
sambil berdiri.
· Tempat yang nyaman dan rapi
· Terjadwal
|
· Duduklah dibagian belakang sehingga Anda
bisa mengamati setiap gerakan yang ada di dalam ruangan tanpa
menggangu
orang lain.
· Bawa bantal agar duduk Anda lebih nyaman
· Bawa jam tangan
· Bila Anda merasa bosan, bawalah benda yang
bisa mainkan atau mengerjakan sesuatu di tempat duduk Anda.
· Saat belajar, pilih tempat yang tertutup
sehingga terhindar dari gangguan orang lain.
|
Kinestetis
Otak Kanan
|
· Terdapat tempat yang cukup luas untuk
bergerak dan bersantai
· Anda dapat tetap tinggal di kursi atau
berdiri
· Ruangan nyaman untuk duduk ataupun
berbaring dilantai.
· Adan dapat mempelajari permainajn atau
belajar sambil bermain
· Anda bisa bekerja baik dengan diiringi
musik maupun tidak.
· Anda bisa melihat keluar jendela atau saat
belajar mencari tempat yang terhindar dari gangguan orang lain.
· Papan tulis yang memungkinkan Anda menulis
sambil berdiri.
· Boleh datang terlambat, atau meninggalkan
tempat sebelum waktunya asal pekerjaan Anda sudah selesai atau
tidak
melewati batas waktu yang ditentukan.
|
· cari tempat yang memungkinkan Anda bergerak
tanpa terganggu oleh orang lain
· yakinkan bahwa tempat Anda nyaman jangan
lupa bawa sesuatu yang bisa Anda permainkan saat Anda merasa bosan atau
jenuh.
· Jika Anda suka musik, Anda bisa membawa
headphone
· Saat belajar, pilih tempat yang jauh dari
gangguan orang lain.
· Bawa kalender yang sudah diberi tanda warna
untuk kegiatan-kegiatan Anda.
|
Mengetahui
Gaya Belajar Anda
1. Jika Anda bertemu dengan orang baru, apa yang
biasanya Anda perhatikan pertama kali ?
a. Penampilan dan cara berpakaiannya
b. Cara berbicara saat mengucapkan kata-kata
atau suaranya.
c. Perasaan Anda pada orang terebut
d. Cara mereka bertingkah laku atau berperilaku
2. Beberapa
hari setelah anda bertemu dengan orang baru, apa yang biasanya paling
anda ingat darinya ?
a. Wajah
b. Nama
c. Perasaan Anda saat bersama orang itu meski
Anda lupa nama dan wajahnya.
d. Apa yang Anda lakukan bersama-sama meski Anda
mungkin lupa nama dan wajahnya
3. Saat Anda memasuki ruangan yang baru, apa
yang paling Anda perhatikan?
a. Keadaan ruangan
b. Suara ataupun diskusi-diskusi yang
berlangsung diruangan itu.
c. Perasaan nyaman yang Anda rasakan secara
emosional atau secara fisik
d. Aktivitas apa yang sedang berjalan dan apa
yang bisa Anda lakukan diruangan itu.
4. Jika Anda mempelajari sesuatu yang baru, cara
mana yang paling Anda sukai?
a. Si guru memberikan bahan untuk dibaca dan
menunjukan buku-buku, gambar-gambar, grafik, peta, bagan atau objek, tapi tanpa
ada diskusi, pembicaraan atau menulis.
b. Si guru menjelaskan segala sesuatunya melalui
diskusi dan Anda diberi kesempatan untuk bertanya, tapi tak memberikan sesuatu
pun untuk Anda lihat, baca tulis, atau bahkan Anda kerjakan.
c. Guru membiarkan Anda menulis atau menggambar
informasi menyentuh materi, mengetik, atau bahkan membuat sesuatu dengan
menggunakan tangan Anda.
d. Guru memberikan kesempatan pada Anda untuk
mengerjakan sebuah proyek, simulasi, percobaan-percobaan, permainan, role-play,
drama, eksplorasi, membuat penemuan-penemuan, atau melakukan aktiitas yang
memungkinkan Anda bergerak bebas dalam belajar.
5. Saat Anda harus mengajar orang lain, manakah
yang akan Anda lakukan?
a. Memberikan sesuatu pada mereka untuk diamati
seperti suatu objek, gambar, atau bagan dengan hanya sedikit saja atau bahkan
tidak ada penjelasan verbal dan diskusi sama sekali.
b. Anda akan menjelaskan dengan berbicara, tapi
tidak memberikan materi visual apapun.
c. Anda akan menulis atau menggambarkannya atau
akan menggunakan tangan Anda untuk menjelaskan semuanya.
d. Anda akan mendemonstrasikannya dan mengajak
mereka melakukan secara bersama-sama.
6. Jenis buku apakah yang paling anda sukai ?
a. Buku yang berisi tentang penjelasan untuk
membantu Anda memahami situasi.
b. Buku yang berisi informasi factual, sejarah,
atau dialog-dialog.
c. Buku yang berisi tentang karakteristik
manusia, perasaan dan emosi, buku-buku psikologi popular, buku tentang emosi
dan hubungan antar manusia, atau buku-buku yang akan membantu pengembangan
pikiran atau tubuh Anda.
d. Buku saku yang berisi tips-tips olah raga,
hobi, atau cara mengembangkan bakat.
7. Jenis aktivitas apa yang akan Anda lakukan
dalam waktu senggang Anda?
a. Membaca buku atau majalah.
b. Mendengarkan pelajaran lewat kaset, acara
radio, atau mendengarkan dan bermain musik.
c. Menulis, menggambar, mengetik atau membuat
sesuatu dengan memakai tangan Anda.
d. Berolahraga, membuat sesuatu atau melakukan
permainan yang membutuhkan gerakan tubuh..
8. Berikut
ini, situasi manakah yang Anda anggap paling enak untuk membaca dan
mempelajari sesuatu?
a. Anda tetap bisa belajar dengan diiringi
musik, suara-suara bising atau keramaian di sekeliling Anda.
b. Anda tidak akan bisa belajar bila ada musik,
kebisingan ataupun diskusi disekeliling Anda.
c. .Anda harus merasa nyaman, santai dan tetap
bisa belajar meski dengan atau tanpa
musik tapi harus menyingkirkan perasaan negatif pada orang lain terlebih
dahulu.
d. Anda harus merasa nyaman, santai dan tetap
bisa belajar baik dengan atau tanpa musik tapi aktivitas dan kegiatan yang
berlangsung di dalam ruangan bisa mempengaruhi proses belajar Anda.
9. Saat Anda berbicara dengan seseorang
kemanakah arah pandangan mata Anda? (Anda bisa meminta orang lain untuk
mengamatinya).
a. Anda nerasa harus melihat tepat di wajah
orang yang Anda ajak bicara dan ia pun harus melihat wajah Anda.
b. Anda memandangnya hanya sekilas saja dan
kemudian mata Anda melihat dari satu sisi ke sisi yang lain, ke kanan dan ke
kiri.
c. Anda memandangnya secara sekilas untuk
melihat ekspresi wajahnya kemudian menundukan atau melihat ke arah lain..
d. Anda sering memandangnya dan sering melihat
ke bawah atau ke arah lain, tapi jika ada satu gerakan atau aktivitas, maka
Anda akan mengalihkan pandangan ke gerakan ataupun aktivitas lain tersebut..
10. Pernyataan manakah yang paling pas
menggambarkan diri Anda?
a. Anda senang mengamati warna, bentuk, desain,
dan pola-pola kemana pun Anda pergi dan memiliki pengamatan yang sangat baik
dalam hal warna dan desain. .
b. Anda tidak bisa tinggal diam dan jika
sekeliling Anda begitu sunyi, maka Anda akan bersenandung, menyanyi, berbicara
dengan kencang menghidupkan radio, TV, tape, atau CD agar di ruangan tersebut
selalu ada suara.
c. Anda begitu sensitif pada perasaan seseorang.
Perasaan Anda sendiri begitu mudah terluka, Anda tidak bisa berkonsentrasi bila ada seseorang yang tidak
menyukai Anda dan Anda merasa harus dicintai dan diterima dulu sebelum
bekerja..
d. Anda merasa kesulitan bila harus duduk
berlama-lama dan harus banyak bergerak dan bila Anda harus duduk Anda akan
membungkuk, bergeser-geser, menghentak-hentakan kaki atau sering
menggerak-gerakkan kaki Anda.
11. Pernyataan manakah yang paling pas buat Anda?
a. Anda sangat memperhatikan bila ada seseorang
yang tidak pantas dalam berpakaian atau menata rambut dan Anda sangat ingin
membenahinya.
b. Anda merasa terganggu bila ada seseorang yang
berbicara dengan tidak sopan dan sangat sensitif dengan suara tetesan air dan
peralatan yang berjatuhan.
c. Anda akan menangis bila sampai pada bagian
sedih dari sebuh film atau buku.
d. Anda merasa capek dan tidak nyaman jika harus
duduk berlama-lama dan tidak bisa berdiam diri terlalu lama di satu tempat.
12. Apa yang paling mengganggu bagi Anda?
a. Tempat yang kacau dan tidak tertata rapi.
b. Tempat
yang terlalu sunyi.
c. Tempat yang tidak nyaman secara fisik dan
emosi.
d. Tempat di mana tidak ada aktivitas bisa
dilangsungkan atau Anda tidak bisa bergerak bebas di dalamnya.
13. Apa yang paling mengganggu Anda jika
seseorang sedang mengajar Anda ?
a. Mendengarkan saja tanpa satu objek visual pun
yang isa dilihat.
b. Membaca sesuatu dengan tenang tanpa
penjelasan verbal atau diskusi sama sekali.
c. Tidak diizinkan menggambarkan, mencoret-coet,
menyentuh sesuatu dengan menggunakan tangan Anda atau menulis hal-hal yang
penting saja, meski sebenarnya Anda tidak akan mau membacanya lagi.
d. Harus melihat dan mendengarkan saja tapi
tidak diizinkan banyak bergerak..
14. Pikirkan kembali saat-saat membahagiakan
dalam hidup Anda. Luang waktu sejenak untuk
mengingatpengalaman-pengalaman
Anda. Setelah mengenangnya, memori apa yang tertinggal di kepala Anda?
a. Apa yang Anda lihat, seperti deskripsi visual
orang-orang, tempat dan segala sesuatunya.
b. Apa yang anda dengar seperti dialog dan
percakapan-percakapan apa yang anda katakana dan suara-suara yang ada
disekeliling anda.
c. Sensasi yang anda rasakan lewat kulit dan
tubuh dan apa yang anda rasakan secara fisik dan emosi.
d. Tindakan dan aktivitas apa yang anda
kerjakan, gerakan-gerakan tubuh anda dan juga penampilan anda.
15. Ingatlah kembali saat anda melakukan
perjalanan atau liburan. Untuk sesaat coba ingat segala sesuatunya sebisa anda.
Setelah itu, coba anda cek memori apa yang tertinggal di otak anda?
a. Apa yang anda lihat seperti deskripsi visual
dari orang-orang tempat dan segala sesuatunya.
b. Apa yang anda dengar, misalnya dialog dan
pembicaraan, apa yang anda katakan dan suara orang-orang di sekeliling anda..
c. Sensasi di kulit dan tubuh anda dan bagaimana
perasaan anda baik secara emosi maupun psikis.
d. Tindakan dan aktifitas apa yang anda lakukan
gerakan tubuh anda serta penampilan anda.
16. Anggaplah bahwa anda harus mengisi seluruh
waktu anda di tempat-tempat berikut dengan aktivitas yang berbeda-beda. Di
tempat manakah yang anda anggap paling nyaman?
a. Suatu tempat di mana anda bisa membaca,
melihat gambar-gambar, karya seni, peta, bagan dan foto-foto, mengerjakan
teka-teki atau menemukan bagian-bagian gambar yang hilang, bermain kata-kata
sepeti scrable atau boggle mengerjakan dekorasi interior atau memilih-milih
pakaian.
b. Suatu tempat dimana anda bisa mendengarkan
cerita melalui tape, musik. Radio, atau berita dan talk show di televisi,
bermain instrumen atau menyanyi, bermain kata-kata dengan suara keras, debat
atau berpura-pura menjadi disk jockey, membaca dengan suara keras atau
menirukan petikan drama atau film atau membaca puisi dan novel dengan suara
keras.
c. Suatu tempat di mana anda bisa menggambar,
mengecat, membuat patung atau membuat kerajinan tangan, menulis atau mengetik
sesuatu, mengerjakan sesuatu yang melibatkan tangan anda, bermain catur,
checker atau permainan papan lainnya atau membuat maket/model.
d. Suatu tempat dimana Anda bisa berolah raga,
bermain bola atau permainan yang melibatkan gerakan tubuh atau menjadi bagian
dari sebuah permainan atau pertunjukan, mengerjakan proyek dimana anda bisa
bergerak dengan bebas. Melakukan eksperimen atau eksplorasi dan menemukan
hal-hal baru, membuat sesuatu atau menggabungkan benda-benda mekanik atau
bergabung dengan tim kompetisi.
17. Jika Anda diharuskan untuk mengingat
kata-kata baru, dengan cara apa yang anda anggap paling mudah?
a. Melihatnya.
b. Mendengarkannya.
c. Menulisnya.
d. Memperagakannya secara mental ataupun secara
fisik.
PETUNJUK
SKORING
Cara
penilaiannya adalah sebagai berikut (termasuk bila Anda menjawabnya dengan satu
atau lebih jawaban untuk satu pertanyaan).
Jumlahkan
semua jawaban a …………………………………….
Jumlahkan semua jawaban b …………………………………….
Jumlahkan
semua jawaban c …………………………………….
Jumlahkan
semua jawaban d …………………………………….
Jika
ternyata jawaban a adalah skor tertinggi Anda, berarti Anda adalah tipe orang
yang belajar secara visual (Visual Learner). Jika skor tertinggi Anda b maka
anda adalah tipe pelajar auditori (Auditory Learner). Jika c adalah skor
tertinggi anda maka anda termasuk tipe pelajar
teactile (teactile learner). Jika d adalah jawaban tertinggi Anda, maka
anada termasuk tipe pelajar kinestetis (kinestetis learner). Jangan lupa
perhatikan juga skor tertinggi kedua, ketiga, dan keempat Anda (ingat bahwa
pada beberapa orang digunakan beberapa atau bahkan semua gaya belajar).
Daftar
Pustaka :
Ricki
Linksman, Cara Belajar Cepat Cetakan
Pertama, 2004 Dahara Prize, Semarang
Jakarta Time
0 comments:
Post a Comment